ASN Minahasa Bolos Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Siap-Siap TPP Dipotong

Sekda Minahasa, Dr Lynda Watania MM MSi. (ist)

LEKTUR.CO, MINAHASA – Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menjelang pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa, Dr Lynda D. Watania MM MSi, menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang mangkir dari upacara tanpa alasan yang sah.

Penegasan tersebut disampaikan Sekda Lynda Watania seusai memantau gladi bersih upacara di Lapangan Sam Ratulangi, Tondano, Sabtu (15/8/26).

Menurutnya, seluruh ASN wajib hadir dan mengikuti upacara dengan tertib pada Senin (17/8/26) pagi.

Ketidakhadiran tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan akan berkonsekuensi pada pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“ASN wajib hadir, kecuali sakit. Jika tidak hadir tanpa alasan sah, TPP akan dipotong,” tegas Sekda Watania.

Tak hanya soal kehadiran, Sekda juga mengingatkan ASN untuk menunjukkan sikap disiplin selama upacara berlangsung.

Seluruh peserta diminta menjaga ketertiban dan mengondisikan telepon seluler dalam mode hening (silent).

Sekda mengatakan, kehadiran ASN dalam upacara HUT Kemerdekaan bukan sekadar menjalankan kewajiban kedinasan. Lebih dari itu, kehadiran tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.

“Jadi disiplin itu bukan hanya soal hadir, tetapi juga bagaimana kita mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan tertib dan penuh penghormatan,” ujarnya.

Sementara itu, dari hasil gladi bersih, Sekda mengapresiasi kesiapan para petugas, khususnya Paskibraka dan ASN yang terlibat dalam pelaksanaan upacara.

Ia menilai kesiapan teknis maupun alur simulasi sudah berjalan baik.

“Karena itu, pada hari pelaksanaan seluruh unsur diharapkan mempertahankan kesiapan tersebut, terutama dari sisi kedisiplinan,” pungkasnya. (*)