Daerah  

Minim Kehadiran Kepala SMA/SMK, Launching “PERCASI Goes to School” Tetap Raih Apresiasi Gubernur

Foto bersama Pengprov Percasi Sulut, panitia kegiatan dan para juara 10 besar (Ferional/Lektur.co)

LEKTUR.CO, MANADO – Meski mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, peluncuran program “PERCASI Goes to School” yang dirangkaikan dengan Turnamen Catur Pelajar se-Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (9/9/2025), tampak minim partisipasi dari kalangan Kepala SMA/SMK.

Duel Catur Exebisi peluncuran “Percasi Goes to School” dan pembukaan turnamen Catur pelajar se-Provinsi Sulut antara Kadispora Sulut Jemmy Ringkuangan dan Ketua Harian Pengprov Percasi Sulut Herry Benjamin SH MN WN (Ferional/Lektur.co)

Acara yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional ini merupakan kolaborasi antara Pengprov Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Sulut dengan Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut.

Bertempat di Aula Dikda Sulut, kegiatan ini diikuti 150 pelajar dari tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK se-Sulut, termasuk dari Manado, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Kota Bitung, Kota Tomohon hingga Minahasa Tenggara.

Ketua PERCASI Sulut Apriano Ade Saerang ST MSi menegaskan program ini bertujuan menjaring sekaligus membina atlet-atlet catur potensial sejak dini.

“Selain memperingati Hari Olahraga Nasional, kami ingin memperkenalkan catur sebagai olahraga prestasi yang melatih kemampuan berpikir dan konsentrasi siswa,” ungkap Apriano.

Gubernur Yulius Selvanus yang juga Wakil Ketua Umum PB PERCASI memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Ia berharap lahir bibit-bibit atlet catur berbakat dari kalangan pelajar Sulut yang mampu bersaing hingga level nasional bahkan internasional.

Namun di balik antusiasme peserta pelajar, program ini dinilai kurang maksimal dari sisi kehadiran pihak sekolah, khususnya Kepala SMA/SMK. Berdasarkan pantauan media di lokasi, hanya sebagian kecil Kepala Sekolah yang hadir dan mengikutsertakan siswanya.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas distribusi informasi dari Dinas Dikda Sulut, padahal surat resmi telah dikirimkan ke seluruh cabang dinas dan Kepala SMA/SMK se-Sulawesi Utara.

Sejumlah SMA/SMK negeri di Manado yang absen antara lain SMKN 1, SMKN 2, SMKN 3, SMKN 4, SMKN 5, SMKN 7, SMKN 8, SMKN Pariwisata, SMAN 2, SMAN 4, SMAN 6, dan SMAN 10.
Meski begitu, tercatat 30 SMA/SMK tetap hadir dan berpartisipasi dalam launching program serta turnamen catur pelajar ini, antara lain:
SMAN 1 Manado
SMAN 7 Manado
SMAN 8 Manado
SMAN 9 Manado
SMKN 6 Manado
SMK Yadika Manado
SMA St. Ignatius Malalayang Manado
SMA Don Bosco Manado
SMA Kristen Irene Manado
SMAN 1 Tondano
SMAN 3 Tondano
SMKN 1 Tondano
SMKN 2 Tondano
SMAN 1 Tompaso
SMKN PP Kalasey
SMAN 1 Kawangkoan
SMKN 1 Kakas
SMA Lentera Harapan Tomohon
SMA Kristen 1 Tomohon
SMA Kristen 2 Binsus Tomohon
SMK Kristen 3 Tomohon
SMAN 2 Bitung
SMAN 1 Bitung
SMAS Kristen Tumou Tou Girian
SMK Perintis Kema
SMAN 1 Tenga
SMKN 1 Touluaan
SMA Katolik Aquino Amurang
SMKN 1 Amurang Barat
SMKN 1 Amurang