Bupati Minahasa Rotasi Empat Pejabat Eselon ll, Moniung Jabat Asisten, Tanor Inspektur

Bupati Minahasa, Dr Robby Dondokambey SSi MAP, saat melantik empat pejabat eselon ll, di Lapangan Sam Ratulangi Tondano. (foto/nixen)

LEKTUR.CO, MINAHASA – Bupati Dr Robby Dondokambey SSi MAP, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa, di Lapangan Sam Ratulangi, Jumat (2/5/26).

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS, Sekretaris Daerah Dr Lynda Watania MM MSi, unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK Ny Martina Dondokambey-Lengkong SE, serta jajaran pejabat lainnya.

Dalam pelantikan ini, Bupati Robby Dondokambey mempercayakan sejumlah posisi strategis kepada pejabat yang dinilai telah melalui proses seleksi yang ketat, transparan, dan objektif.

Vicky Tanor kini menjabat sebagai Inspektur setelah sebelumnya mengemban tugas sebagai Asisten Administrasi Umum. Posisi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dipercayakan kepada Moudy Lontaan SSos yang sebelumnya menjabat Inspektur.

Sementara itu, jabatan Kepala Kesbangpol diisi oleh Mekri Sondey yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas PTSP. Sedangkan Ir Yani Moniung dipercaya sebagai Asisten Administrasi Umum, yang sebelumnya Kepala Kesbangpol.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa pelantikan tersebut memiliki makna strategis dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, baik dalam aspek pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Jabatan pimpinan tinggi pratama merupakan posisi yang sangat menentukan arah kebijakan dan kinerja organisasi perangkat daerah, sehingga harus diisi oleh figur-figur terbaik,” sebutnya.

Menurut Bupati RD, para pejabat yang dilantik merupakan hasil dari proses panjang yang dilaksanakan secara profesional dan akuntabel. Oleh karena itu, kepercayaan yang telah diberikan harus dijawab dengan kinerja nyata, dedikasi tinggi, serta komitmen kuat untuk mendorong kemajuan Kabupaten Minahasa.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa rotasi dan pengisian jabatan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan sistem kelembagaan di lingkungan Pemkab Minahasa. Langkah tersebut dinilai penting agar roda birokrasi semakin dinamis dan adaptif dalam menjawab tantangan serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Saya mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan loyalitas. Dan saya menegaskan agar para pejabat menghindari penyalahgunaan kewenangan, menjaga etika birokrasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya tegas.

Di akhir sambutannya, Bupati berpesan agar para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, memahami tugas dan fungsi secara menyeluruh, serta membangun komunikasi dan koordinasi yang efektif di lingkungan kerja masing-masing.

“Tunjukkan kinerja terbaik melalui kerja nyata, bukan sekadar retorika. Bekerjalah dengan hati, dengan dedikasi, dan dengan semangat pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya. (*)