Ini Profil Guru, Siswa dan Sekolah Bertugas di Upacara Hardiknas 2026 Minahasa

Kepala SMP Negeri 4 Tondano, Melky Palilingan SPd MPd, ambil bagian sebagai petugas upacara. (ist)

LEKTUR.CO, MINAHASA – Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 digelar Pemerintah Kabupaten Minahasa di Lapangan Sam Ratulangi Tondano, Jumat (2/5/26) pagi.

Tak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga menampilkan sosok-sosok pelajar dan tenaga pendidik berprestasi yang dipercaya menjalankan peran penting dalam jalannya upacara.

Sorotan utama datang dari SMP Negeri 4 Tondano yang turut menyemarakkan upacara melalui penampilan paduan suara.

Dipimpin dirigen Christy Mailensun, kelompok ini melibatkan puluhan siswa dan guru, menciptakan harmoni yang memperkuat suasana nasionalisme.

Kepala SMP Negeri 4 Tondano, Melky Palilingan SPd MPd, juga ambil bagian sebagai petugas upacara, mempertegas peran tenaga pendidik dalam kegiatan seremonial ini.

Di balik kelancaran seremoni, ada deretan nama siswa, guru, dan sekolah yang menjadi representasi kualitas pendidikan di Minahasa.

Salah satu figur yang mencuri perhatian adalah Aira Rawung, siswi kelas 8B SMP Negeri 2 Tondano yang bertugas sebagai Master of Ceremony (MC).

Lahir di Tomohon, 24 Juli 2011, Aira dikenal sebagai siswa berprestasi dengan torehan peringkat 1 sejak kelas 7 hingga kelas 8 semester berjalan.

Ia juga aktif sebagai Sekretaris OSIS tahun ajaran 2025/2026, menunjukkan kombinasi akademik dan kepemimpinan yang kuat.

Peran strategis lainnya diemban oleh Miracle Januar Legoh, siswa SMP Negeri 1 Tondano yang dipercaya membacakan Ikrar Pelajar Indonesia.

Lahir di Tondano, 3 Januari 2012, Miracle mencatatkan prestasi akademik gemilang dengan nilai tertinggi selama tiga semester berturut-turut.

Ia juga pernah menyabet penghargaan murid terbaik dan menjadi peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang IPS tingkat kabupaten pada 2025 dan 2026.

Sementara itu, tugas pembawa doa dipercayakan kepada Hilary Holy Menajang, siswi SD Negeri Sasaran.

Meski masih belia, lahir di Timika, 5 Mei 2015, Hilary telah menunjukkan potensi lewat prestasi juara 3 lomba pidato Bahasa Inggris tingkat kecamatan serta partisipasi di tingkat kabupaten.

Kesuksesan para siswa ini tak lepas dari peran sekolah dan guru pembimbing.

SMP Negeri 2 Tondano, SMP Negeri 1 Tondano, dan SD Negeri Sasaran menjadi wadah pembinaan karakter dan prestasi, dengan dukungan kepala sekolah serta tenaga pengajar yang aktif mendorong siswa berkembang.

Upacara semakin lengkap dengan kehadiran tenaga pendidik berpengalaman. Niki Franklin Sangkaeng SPd, guru PJOK dari SMP Negeri 2 Tondano, dipercaya sebagai pemimpin upacara.

Sementara pembacaan UUD 1945 dibawakan oleh Junik Hendritx Terok SPd, pengawas madya Dinas Pendidikan Minahasa yang juga dikenal sebagai Guru Penggerak Angkatan I di daerah ini.

Keterlibatan siswa dan guru dalam Upacara Hardiknas 2026 ini menjadi cerminan nyata kualitas pendidikan di Minahasa.

Tak hanya unggul secara akademik, para pelajar juga tampil percaya diri dalam peran publik, sementara guru hadir sebagai pembimbing sekaligus teladan.

Momentum Hari Pendidikan Nasional ini pun menjadi panggung apresiasi bagi generasi muda dan insan pendidikan yang terus berkontribusi dalam membangun masa depan daerah. (*)