LEKTUR CO TALAUD – Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti kunjungan kerja (Kunker) Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, di Kabupaten Kepulauan Talaud, Selasa (20/10/2026).
Gubernur Sulut YSK, Saat Beri Sambutan. (Foto)
Kunker yang dipusatkan di Aula Rudis Bupati Talaud ini, turut dihadiri Ketua DPRD Sulut, dr. Fransiscus Andi Silangen, rombongan Pemprov Sulut, Forkopimda Talaud, Ketua DPRD Talaud, DRS Engelbertus Tatibi, Sekda Talaud, Yohanes B.K Kamagi, para Pejabat Pratama dan Eselon II, III, IV, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur YSK menegaskan, kedatangannya ke Talaud bukan sekadar kunjungan formal, melainkan pulang ke rumah sendiri.
Hari ini saya tidak merasa sedang kunjungan kerja. Saya merasa sedang pulang ke rumah. Rumah kita bersama di ujung utara Indonesia, di Bumi Porodisa yang kita cintai.
Saudara-saudaraku warga Talaud, kalian bukan masyarakat yang jauh di perbatasan. Kalian adalah garda terdepan, kalian adalah jantungnya NKRI. Jika jantung ini kuat, maka Indonesia akan kuat.
Saya datang bersama Ketua DPRD Sulut, dr. Andi Silangen, dan seluruh jajaran Pemprov. Kami datang membawa satu pesan: Pemerintah Provinsi tidak akan pernah meninggalkan Talaud.
Tiga hal yang saya titipkan:
Pertama, jaga persatuan. Jangan mau dipecah belah. Torang samua basudara.
Kedua, anak-anak kita di Talaud harus sekolah setinggi-tingginya. Negara harus hadir untuk itu.
Ketiga, saya mau ekonomi perbatasan hidup. Tol laut harus jalan, BBM harus satu harga, nelayan kita tidak boleh susah.
Saya adalah seorang prajurit. Prajurit tidak pernah meninggalkan rakyatnya. Selama saya Gubernur, Talaud akan saya jaga seperti saya menjaga keluarga saya sendiri. Terima kasih, Talaud sudah menjaga Indonesia.”
Sementara itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Welly Titah, di dampingi Wakil Bupati Anisya G Bambungan.
Wakil Bupati Talaud, Anisya Gretsya Bambungan, dalam sambutannya mengatakan :
“Bapak Gubernur YSK yang kami hormati, Ketua DPRD Sulut dr. Andi Silangen, dan seluruh rombongan.
Hari ini adalah hari bersejarah bagi kami. Di tengah kesibukan membangun Sulawesi Utara, Bapak Gubernur masih menyempatkan waktu datang melihat kami di pulau-pulau terjauh ini.
Air mata kami terharu, Pak. Kedatangan Bapak membuktikan bahwa Manado tidak pernah jauh dari Melonguane, Manado tidak pernah jauh dari Kabaruan, dari Karakelong, dari Salibabu. Kita satu hati, satu jiwa, Mapalus membangun Sulut.
Warga Talaud titip harapan di pundak Bapak Gubernur. Kami warga perbatasan, kadang merasa rindu diperhatikan. Tapi hari ini rindu itu terjawab. Bapak datang, Bapak memeluk kami.
Kami pemerintah daerah, bersama Forkopimda, Sekda dan seluruh ASN Eselon II, III, IV, berjanji akan tegak lurus mengawal program Bapak Gubernur dan program Presiden Prabowo sampai ke desa-desa terjauh.
Porodisa ini akan kami jaga untuk Sulut, untuk Indonesia. Terima kasih, Pak Gubernur sudah datang sebagai orang tua kami.”
Acara kunker diakhiri dengan dialog interaktif bersama Forkopimda dan penyerahan bantuan secara simbolis untuk masyarakat kepulauan. (Jun)
