LEKTUR.CO, MINAHASA – Kabar gembira bagi 558 guru di Kabupaten Minahasa. Pembayaran carry over tunjangan sertifikasi guru (Serdik) dengan total anggaran sekitar Rp2,49 miliar dijadwalkan masuk ke rekening masing-masing penerima mulai hari ini, Selasa (20/10/26).
Pembayaran ini mencakup hak tunjangan sertifikasi triwulan III, triwulan IV, serta kekurangan pembayaran yang belum diselesaikan sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Minahasa, Drs Arthur Palilingan, bersama Sekretaris Dinas Pendidikan, Lidya Pelealu SSTP MAP, Selasa (20/10/26).
Palilingan menjelaskan, berdasarkan surat keputusan (SK), terdapat 559 guru yang tercatat dalam daftar penerima. Namun, satu guru telah meninggal dunia sehingga pembayaran diperuntukkan bagi 558 guru.
“Dokumen pembayaran sudah masuk di BPKAD. Jika tidak ada kendala, hari ini sudah masuk rekening masing-masing penerima,” ujar Palilingan.
Ia mengatakan, besaran dana yang diterima setiap guru tidak sama. Pembayaran disesuaikan dengan hak masing-masing, karena ada guru yang masih menunggu pembayaran triwulan III, triwulan IV, maupun sisa kekurangan pembayaran.
“Ada beberapa kendala pembayaran tunjangan sertifikasi tahun 2025. Mulai dari keterbatasan pagu anggaran, persoalan data pokok pendidikan atau Dapodik, hingga masalah rekening penerima,” kata Palilingan.
Ia menjelaskan, pembayaran tunjangan sertifikasi tahun 2025 menggunakan sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) tahun 2024 yang bersumber dari kementerian dan tersimpan di rekening kas umum daerah (RKUD) Pemkab Minahasa. Sementara itu, pembayaran tunjangan sertifikasi tahun 2026 akan dilakukan oleh kementerian.
“Dari total 2.878 penerima tunjangan sertifikasi guru di Minahasa, hanya 559 yang ada kendala termasuk satu diantaranya sudah meninggal. Tapi semuanya akan diselesaikan dan akan menerima sesuai hak masing-masing penerima,” tandas Palilingan.
Terpisah, Kepala BPKAD Minahasa, David Mangundap, membenarkan dokumen pembayaran telah diterima pihaknya dan sedang diproses untuk pencairan.
“Berkasnya sudah masuk. Tinggal diproses pencairan. Hari ini sudah masuk rekening masing-masing penerima,” jelas Mangundap. (*)










