LEKTUR.CO, MINSEL – Program Revitalisasi SMK yang digulirkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus menunjukkan progres positif.

Salah satunya di SMK Negeri 1 Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan, yang tahun ini menerima kucuran dana sebesar Rp 3.858.758.000.
Kepala SMK Negeri 1 Tatapaan, Daisy Lengkong, saat ditemui Jurnalis Sumikolah Sulut di sekolahnya, Jumat (24/10/25), mengungkapkan bahwa proyek revitalisasi yang diterima pihaknya merupakan bagian dari tahap kedelapan program nasional tersebut.
“Proyek Revitalisasi ini sudah mencapai progres 40 persen lebih. Kami optimis selesai tepat waktu, yakni pada 15 Desember 2025,” ujar Kepsek Daisy Lengkong dengan nada yakin.
Ia menjelaskan, dana tersebut digunakan untuk pembangunan gedung baru dan rehabilitasi beberapa fasilitas utama.
“Pekerjaannya meliputi pembangunan dan rehab Ruang Praktek Siswa (RPS) Otomotif, Laboratorium Komputer, ruang BK, ruang UKS, serta toilet,” tambahnya.
Menariknya, seluruh pekerjaan dilakukan oleh tenaga kerja lokal, sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekitar sekolah.
Berdasarkan pantauan Jurnalis Sumikolah Sulut di lokasi, aktivitas pembangunan terlihat berjalan aktif dan teratur.
Selain itu, Daisy juga menyinggung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diikuti oleh 23 siswa kelas XII.
“Anak-anak sudah melaksanakan simulasi TKA, dan semuanya siap mengikuti pelaksanaan resmi nanti,” ujarnya.
Dengan semangat kolaboratif antara pihak sekolah, serta dukungan masyarakat, proyek Revitalisasi SMK Negeri 1 Tatapaan diharapkan menjadi model peningkatan mutu sarana pendidikan kejuruan di Minahasa Selatan. (fer)










