LEKTUR.CO, MINAHASA – Ada momen sederhana namun mengharukan yang terjadi usai Upacara Penurunan Bendera dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Minahasa, Senin (17/8/26) sore.
Upacara yang dipimpin Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang SS MAP, berlangsung khidmat hingga seluruh rangkaian selesai.
Namun, perhatian justru tertuju pada sebuah momen spontan setelah upacara, ketika seluruh pejabat dan tamu undangan bersiap mengikuti sesi foto bersama.
Komandan upacara, Kapten Inf Denny Paila, yang masih berada di tempat, tiba-tiba didatangi Wakil Bupati Vanda Sarundajang.
Semula, VaSung sapaan akrab Wabup Minahasa hendak memberikan ucapan selamat atas pelaksanaan tugas.
Namun, sebelum memberikan salam, VaSung melihat papan nama yang dikenakan Kapten Denny Paila dalam posisi miring dan nyaris jatuh.
Tanpa ragu, VaSung langsung membetulkan posisi papan nama tersebut.
Gestur spontan itu sontak menjadi perhatian sejumlah tamu undangan. Suasana yang sebelumnya formal selepas upacara berubah menjadi momen hangat dan menyentuh.
Setelah memastikan papan nama kembali terpasang dengan baik, VaSung kemudian memberikan ucapan selamat kepada Kapten Denny Paila yang telah menjalankan tugas sebagai Komandan Upacara.
Kapten Inf Denny Paila sendiri merupakan Danramil 07/Tombariri, Kodim 1302 Minahasa.
Momen tersebut menjadi gambaran bahwa penghargaan terhadap seseorang tidak selalu harus diwujudkan melalui seremoni besar.
Terkadang, perhatian kecil yang dilakukan secara spontan justru memiliki makna yang lebih dalam.
Di tengah suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, gestur VaSung itu menjadi salah satu momen sederhana yang mencuri perhatian. Sebuah bentuk perhatian kepada petugas yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.
Bagi Kapten Denny Paila, ucapan selamat itu tentu menjadi apresiasi atas tugas yang telah ditunaikan.
Sementara bagi mereka yang menyaksikan, tindakan spontan VaSung meninggalkan kesan tersendiri usai seluruh rangkaian upacara berakhir. (*)











