Kinerja Cemerlang RD-VaSung, Minahasa Raih Pengakuan Nasional UKPBJ Proaktif

Bupati Robby Dondokambey SSi MAP (tengah), Wabup Vanda Sarundajang SS (kanan), Sekda Dr Lynda Watania MM MSi (kiri), Piagam Penghargaan (bawah). (ist)

LEKTUR.CO, MINAHASA – Kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey SSi MAP dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS (RD-VaSung) kembali membuahkan hasil gemilang di tingkat nasional.

Di bawah arahan dan komitmen keduanya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa resmi meraih Piagam Penghargaan Kematangan UKPBJ Level III (Proaktif) dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia.

Penghargaan prestisius tersebut diberikan atas capaian kelengkapan atribut sembilan variabel (9/9) pada hasil evaluasi tingkat kematangan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Pemerintah Kabupaten Minahasa, yang dinilai telah memenuhi seluruh indikator penilaian sesuai Peraturan LKPP Nomor 10 Tahun 2021 dan Surat Edaran Deputi PPSDM LKPP Nomor 3 Tahun 2025.

Dalam piagam yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala LKPP RI, Sarah Sadiqa, disebutkan bahwa Kabupaten Minahasa berhasil mencapai Kematangan UKPBJ Level 3 (Proaktif), sebuah tahapan penting yang menandakan proses pengadaan barang/jasa di daerah ini telah berjalan secara terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa atas pencapaiannya memenuhi kelengkapan atribut pada sembilan variabel untuk mencapai Kematangan UKPBJ Proaktif (Level 3),” tulis LKPP dalam surat penyampaian penghargaan tertanggal 5 November 2025.

Cerminan Tata Kelola Pengadaan yang Mapan

Berdasarkan hasil Penilaian Mandiri Tingkat Kematangan UKPBJ, Kabupaten Minahasa dinilai unggul di sembilan aspek utama, antara lain: Kelembagaan (Organisasi, Tugas dan Fungsi), Sumber Daya Manusia (Perencanaan dan Pengembangan SDM), serta Proses (Manajemen Pengadaan, Manajemen Penyedia, Kinerja, dan Risiko).

Seluruh indikator menunjukkan tingkat kematangan Level 3 (Proaktif), yang menandakan bahwa UKPBJ Kabupaten Minahasa telah menjalankan sistem pengadaan secara terencana, terdokumentasi, dan berkesinambungan.

Langkah-langkah seperti pembinaan SDM berbasis kompetensi, penerapan kode etik pengelola, serta penggunaan sistem informasi pengadaan elektronik yang terintegrasi menjadi bagian penting dalam pencapaian ini.

Menuju Pusat Keunggulan Pengadaan

Dalam surat resminya, LKPP juga membuka peluang bagi UKPBJ Minahasa untuk mengajukan penilaian menuju Pusat Keunggulan Pengadaan Barang/Jasa (Center of Procurement Excellence) paling cepat satu tahun setelah penghargaan ini diterbitkan.

Capaian ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan administratif, namun juga menjadi cerminan komitmen Pemkab Minahasa di bawah kepemimpinan RD–VAS dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efisien, dan akuntabel.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim UKPBJ dan dukungan penuh pimpinan daerah. Kami akan terus memperkuat sistem dan SDM agar pengadaan di Minahasa semakin unggul,” ujar Kabag PBJ Minahasa, Meldy Lumintang, Kamis (6/11/25).

Dengan predikat UKPBJ Level III (Proaktif), Kabupaten Minahasa kini sejajar dengan sejumlah daerah berprestasi di Indonesia dalam hal pengelolaan pengadaan barang/jasa pemerintah yang profesional dan modern. (*)