LEKTUR.CO, MANADO – Pihak SMK Negeri 1 Manado menegaskan bahwa tidak ada siswa yang mengalami keracunan setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah beberapa waktu lalu.
Penegasan ini disampaikan oleh Kepala UKS SMK Negeri 1 Manado, Jein, mewakili Kepala Sekolah Telly O.A. Ticoalu SPd MPd, saat pembagian MBG, Rabu (1/10/25).
“Tidak ada siswa SMK Negeri 1 Manado yang keracunan. Masalah ini sebenarnya sudah clear,” tegas Jein.
Ia menjelaskan, sempat ada dua siswa yang datang ke UKS setelah mengonsumsi MBG. Namun kondisi mereka tidak menunjukkan gejala keracunan.
“Kalau keracunan itu biasanya ada tanda-tanda seperti mual, muntah, sesak napas, atau muncul bintik merah di tubuh. Nah, gejala itu tidak ada pada siswa kami,” ujarnya.
Menurut Jein, kedua siswa tersebut hanya beristirahat 10–15 menit di ruang UKS, lalu langsung kembali ke kelas. Tidak ada siswa yang dirujuk ke rumah sakit.
“Besoknya mereka masuk sekolah seperti biasa dan tetap makan MBG lagi tanpa masalah,” tambahnya.
Dari total 615 porsi MBG yang dibagikan kepada siswa, hanya dua yang sempat beristirahat di UKS dan langsung membaik.
Pihak sekolah juga telah menyampaikan kronologis kepada Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut sebagai bentuk klarifikasi.
“Yang beredar di masyarakat itu tidak benar. Kami tegaskan sekali lagi, tidak ada keracunan di SMK Negeri 1 Manado,” pungkas Jein. (fer)










